Ini Strategi SMAK 7 Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Tahun pelajaran baru 2018-2019 sudah dimulai. SMA Kristen 7 PENABUR mengawalinya dengan upacara bendera pada Senin, 16 Juli 2018 di lapangan sekolah. Seluruh guru, karyawan serta siswa kelas XII, XI, dan X yang baru mengikuti kegiatan tersebut.

Kepala SMAK 7, Ibu Dra. Duma M.S. Hutahaen, M.M., melalui sambutannya mengungkapkan strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SMAK 7. Caranya, dengan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan positif baik untuk peserta didik maupun warga sekolah lainnya.

Kebiasaan-kebiasaan positif itu antara lain:

1. Saling menghormati dan menghargai antar warga sekolah

Baik antara guru dan siswa maupun siswa dengan siswa harus saling menghormati dan menghargai. Terutama antara kakak dan adik kelas harus mengembangkan sikap ini agar tercipta suasana yang adaptif dan bebas tindakan bully.

2. Bersinergi, bekerja sama yang membangun

Guru dan siswa bersama-sama bersinergi dalam pembelajaran agar berjalan dengan baik. Selain itu, kerja sama juga dibutuhkan dalam pengerjaan tugas kelompok serta aktivitas keorganisasian lainnya.

3. Menciptakan lingkungan sekolah yang bersih

Lingkungan sekolah yang bersih tentu akan menciptakan suasana yang nyaman untuk belajar. Kesehatan setiap warga sekolah pun akan tetap terjaga jika kebersihan lingkungan dapat terus dipertahankan

4. Mematuhi peraturan dan tata tertib sekolah

Peraturan dibuat bukan untuk dilanggar, melainkan untuk ditaati dan dilaksanakan. Jika setiap warga sekolah dapat mematuhi peraturan tersebut maka akan tercipta suasana yang teratur dan disiplin sehingga nyaman untuk belajar.

5. Tidak mudah menyerah atau putus asa

Dalam mencapai prestasi dibutuhkan semangat dan pengorbanan yang tinggi, tentu tidak mudah untuk mencapainya. Meskipun demikian, setiap peserta didik terutama kelas X harus tetap semangat dan tidak boleh menyerah dan berputus asa.

6. Berusaha mencapai prestasi setinggi-tingginya

Setiap peserta didik pasti memiliki potensi baik akademik maupun non akademik. SMAK 7 sebagai lembaga pendidikan merupakan wadah bagi pengembangan potensi tersebut. Setiap peserta didik diharapkan dapat memaksimalkan potensinya masing-masing sehingga diperoleh prestasi yang setinggi-tingginya.

 

Jika seluruh kebiasaan tersebut dapat dilaksanakan tentu akan tercipta harmoni yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan di SMAK 7. “Untuk menjalankannya, hal yang paling utama adalah harus mengandalkan Tuhan,” tandas Ibu Duma. (LT)