ANAK TERANG

Janganlah turut mengambil bagian

dalam perbuatan-perbuatan kegelapan

yang tidak membuahkan apa-apa,

tetapi sebaliknya telanjangilah

perbuatan-perbuatan itu.

(Ef. 5:11)

Pernahkah Anda menyembunyikan sesuatu perbuatan? Misalnya menyembunyikan sebuah kebohongan. Sebuah perbuatan yang disembunyikan dapat saja karena perbuatan itu adalah perbuatan yang tercela. Ketika kita menyembunyikan sesuatu perbuatan biasanya ada motif yang kurang baik yang disembunyikan.

Paulus pernah menyampaikan dalam suratnya kepada jemaat di Efesus mengenai hidup sebagai “anak terang.” Kehidupan yang tidak tersembunyi adalah kehidupan yang dalam terang. Oleh karena itu, Paulus menyampaikan agar menelanjangi perbuatan-perbuatan kegelapan. Dengan hidup dalam terang maka tidak ada perbuatan yang ditutup- tutupi. Kehidupan yang dalam terang adalah kehidupan yang adil dan jujur. Dalam keadilan dan kejujuran segala sesuatu terbuka dan tidak ada yang disembunyikan. Paulus mengingatkan hal tersebut kepada jemaat di Efesus. Paulus mengingatkan agar orang percaya tidak turut ambil bagian dalam kehidupan dalam kegelapan. Kehidupan dalam kegelapan dicontohkan seperti percabulan, perkataan yang hampa, dan ketidakjujuran.

Youth, ketika kita hidup jujur, maka tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Memang hidup jujur pun ada konsekuensi dan resikonya. Namun ketika perbuatan kita tidak ada yang disembunyikan, maka jika ada pemeriksaan kita akan berani mempertanggungjawabkan kehidupan dan pekerjaan kita. Sebaliknya, kehidupan yang tercela adalah kehidupan yang hampa dan tidak membuahkan apa-apa.

Mengapa Paulus meminta jemaat Efesus untuk tidak turut ambil bagian dalam kejahatan?
Bagaimana sikap hidup dalam terang?

Pokok Doa: Pemuda tetap hidup dalam terang.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/08/13/