BERANI BERSAKSI

… tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmatnya

dan Roh yang mendorong dia berbicara.

(Kis. 6:10)

Menjadi saksi itu tidak mudah. Bersaksi tentang Kristus itu tidak mudah. Setiap kesaksian tentang Kristus dapat menghadapi tantangan dan ancaman yang bisa terjadi kapan saja. Untuk dapat bersaksi tentang Kristus dibutuhkan keberanian siap menghadapi penolakan. Bagaimana kita dapat dimampukan bersaksi tentang Kristus?

Stefanus salah seorang yang terpilih menjadi pelayan meja untuk orang-orang miskin mengalami penentangan dari jemaat Yahudi golongan Libertini. Mereka menuduh Stefanus menyerang institusi orang Yahudi seperti Bait Allah dan hukum Taurat. Stefanus dihadapkan ke mahkamah agama dengan tuduhan menubuatkan kehancuran bait suci. Roh Kudus yang berkarya dalam diri Stefanus membuat Stefanus mengadakan mukjizat-mukjizat. Roh Kudus pula yang memberikan hikmat kepada Stefanus sehingga bisa berbicara dan membungkam orang-orang Yahudi golongan Libertini. Karya Roh Kudus dalam diri Stefanus bertujuan bukan untuk kehebatan Stefanus, melainkan untuk menjadi kesaksian yang menyampaikan karya kasih Tuhan Yesus.

Youth, kita dapat meminta pertolongan Roh Kudus agar memiliki hikmat dalam menjalani dan menghadapi persoalan. Ketika kita bersaksi tentang Kristus, maka Roh Kudus akan memampukan kita bersaksi. Kita tidak dapat bersaksi dengan kekuatan sendiri. Kita membutuhkan pertolongan Roh Kudus. Roh kudus akan menolong kita seperti menolong Stefanus sehingga berani bersaksi tentang Kristus.

Kenapa Stefanus dibenci?
Bagaimana sikap kita terhadap pemaknaan menjadi pengikut Kristus?

Pokok Doa: Menjadi pengikut Kristus yang setia.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/08/16/