PENCOBAAN DAN UJIAN HIDUP

… anggaplah sebagai suatu kebahagiaan,

apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai

pencobaan ….

(Yak. 1:2)

Orang sering melihat pencobaan hanya dari sisi yang negatifnya saja. Adapun yang sering dianggap sebagai pencobaan hidup misalnya: musibah, kematian, kebangkrutan, sakit penyakit, dan kegagalan usaha. Tidak sedikit orang yang menjadi marah dan menyalahkan Tuhan atas pencobaan hidup yang terjadi. Orang lebih mudah menyalahkan Tuhan, ketimbang menemukan kesalahan yang dilakukan oleh diri sendiri. Namun, apakah setiap pencobaan yang terjadi sepenuhnya bersifat negatif?

Surat Yakobus pernah menyampaikan hal mengenai pencobaan. Yakobus menyebut pencobaan sebagai kebahagiaan. Yakobus mengajak pembacanya untuk melihat sisi lain dari pencobaan, yaitu ketekunan. Yakobus juga menyebutkan pencobaan sebagai ujian. Dengan adanya ketekunan, maka akan menghasilkan buah yang matang. Ujian dan pencobaan mendatangkan hikmat dari Tuhan. Tuhan memberikan hikmat kepada orang yang murah hati. Hikmat dari Tuhan adalah buah bagi orang yang bertahan dalam pencobaan atau ujian yang dialami.

Youth, lihatlah pencobaan atau ujian hidup dari sisi positif. Ujian yang dihadapi dapat menghasilkan kebaikan bagi kita. Melalui ujian yang terjadi motivasi dan tujuan kita dimurnikan. Ketika berhadapan dengan ujian dan kita dapat bertahan serta melaluinya, maka kita akan memperoleh pembelajaran dari ujian tersebut. Ujian tidak selalu mudah, namun setelah melaluinya kita akan mengetahui kemampuan kita dan itu dapat memberikan kebahagiaan. Oleh karena itu, bertahanlah dalam menghadapi pencobaan dan ujian.

Apa ada sisi positif dari sebuah pencobaan?
Bagaimana sikap yang baik menghadapi pencobaan atau ujian ?

Pokok Doa: Ketahanan ketika menghadapi ujian.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/08/31/