Tuhan Bersama Mereka yang Berjuang

“… demikianlah juga Aku akan berjaga-jaga

atas mereka untuk membangun dan menanam,

demikianlah firman TUHAN.”

(Yeremia 31:28)

Anita mengatakan pada Chindy, “Chin, bagiku belajar tidak perlu.” Chindy bertanya pada Anita, “Emang­nya kenapa, Nita?” “Karena aku adalah anak Tuhan. Jika Tuhan di pihak kita, siapakah yang dapat melawan kita? Tuhan itu Mahakuasa. Cukup doa aja dan semua beres.” Mendengar pernyataan Anita, Chindy heran. Pada awalnya ia berniat menasi­hati Anita. Namun ia mengurungkan niatnya karena merasa waktunya belum pas. Apabila Chindy lang­sung menasihati Anita, Anita pasti marah. Chindy menanti saat yang tepat.

Teens, Tuhan mengatakan kepada Israel bahwa umat-Nya harus bekerja keras. Iman kepada Allah bukan iman yang pasif. Maksudnya, apabila umat berserah kepada Tuhan, penyerahan diri itu harus diimbangi dengan kerja keras. Kemerdekaan telah diberikan oleh Tuhan kepada Israel. Setelah itu mereka harus mengisi kemerdekaan dengan kerja keras. Dalam Yeremia 31:23-30, Tuhan menyampaikan hal itu. Dalam firman-Nya, Tuhan juga menyatakan bahwa Ia bersama dengan umat yang berjuang. Itu artinya, Tuhan tidak menghendaki umat-Nya pasif.

Teens, kamu pasti pernah mendengar pepatah yang berbunyi, Ora et Labora. Pepatah itu bermakna bekerja dan berdoa. Antara doa dan kerja adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Banyak berdoa namun tidak mau bekerja, menjadikan doa tidak lagi memiliki makna. Sebaliknya, banyak bekerja namun tidak disertai dengan doa akan mendatangkan hidup yang hampa. Berdoa dan bekerja yang dilakukan secara seimbang mendatangkan hidup yang lebih baik, bermutu, dan seimbang. Maka, apa­bila melalui Yeremia Tuhan berkata, “Demikianlah juga Aku akan berjaga-jaga atas mereka untuk membangun dan menanam ….,” hal itu berarti bahwa Tuhan menyertai mereka yang mau berjuang. Berjuanglah dengan tekun, berdoalah dengan tulus, dan tuai hasilnya.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/10/04/