MENDENGARKAN PERINGATAN

Sebab masih ada lima orang saudaraku,

supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh,

agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.

(Luk. 16:28)

Pada tahun 2014, John Caudwell tercatat sebagai orang ter­kaya ke-19 di Inggris dengan jumlah kekayaan US$ 2,7 milyar. Adapun yang membedakan Caudwell dengan konglomerat lainnya adalah Caudwell mengkhususkan sebagian uang­nya untuk orang lain. Ia mendirikan Caudwell Children, se­buah yayasan yang peduli terhadap anak-anak yang kurang beruntung. Ia berjanji akan menggunakan 50% dari kekayaannya untuk anak-anak yang berkekurangan.

Kisah seorang kaya dan pengemis bernama Lazarus yang dicatat dalam Lukas 16 merupakan kisah yang memberi peringatan kepada manusia yang masih hidup di dunia ini agar hidup dengan bijaksana. Perikop ini juga mengingatkan bahwa setiap orang akan mengalami kematian dan bahwa setiap orang kelak akan mempertanggungjawabkan segala perbuatannya selama di dunia ini. Kematian bukanlah akhir, melainkan awal sebuah kehidupan yang baru. Apa yang kita kerjakan saat ini akan menentukan di mana dan bagaimana kehidupan kita kelak.

Kita lahir di dunia dengan tidak membawa apa-apa, demikian juga pada saat kita mengalami kematian. Oleh karena itu, apa yang kita peroleh di dunia ini mestinya kita pergunakan tidak hanya untuk kesenangan diri sendiri, na­mun juga untuk kebaikan yang memuliakan nama Tuhan. Sebelum semua menjadi terlambat, marilah kita menjalani hidup dengan arif dan bijaksana.

DOA:

Tolonglah kami Tuhan, agar apa yang Tuhan percayakan kepada kami,

dapat kami gunakan untuk memuliakan Tuhan. Amin.

Mzm. 26; Ob. 1:17-21; Luk. 16:19-31

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/10/17/