SEKUMPULAN BESAR ORANG BERJUBAH PUTIH

Wahyu 7:9-17

Karena itu mereka berdiri di hadapan takhta Allah

dan melayani Dia siang malam di Bait Suci-Nya.

(Why. 7:15)

Dalam buku yang juga dibuat menjadi film “Heaven is For Real”, Pendeta Todd Burpo dikisahkan memiliki seorang anak lelaki bernama Colton. Saat berusia tiga tahun Colton menjalani operasi usus buntu yang sudah pecah. Setelah melewati masa kri­sis dan dinyatakan sembuh, Colton bercerita bahwa pada saat sedang dioperasi ia bertemu dengan Tuhan Yesus di surga. Ia juga mengatakan bertemu dengan kakak perempuan dan ka­keknya yang sudah meninggal. Bagian tersulit bagi Burpo dan jemaat yang dilayaninya adalah bagaimana memercayai kisah Colton yang sulit diterima akal, namun runtut, jelas dan sejalan dengan Alkitab.

Salah satu pesan penting yang dikatakan Alkitab adalah adanya kehidupan setelah kematian. Bagi orang yang beriman kepada Yesus, dijanjikan sebuah tempat yang disebut surga. Wahyu 7 berbicara tentang sekumpulan orang yang tidak terhitung jumlahnya, berdiri di hadapan takhta Anak domba mengenakan jubah putih dan bernyanyi. Mereka adalah orang-orang percaya yang berhasil melewati segala kesusahan.

Konsep surga merupakan salah satu hal yang sulit dijelas­kan dalam kehidupan orang percaya. Dikatakan sulit karena kita belum mengalaminya di dunia ini. Namun demikian Alkitab membimbing kita agar kita bisa menjadi orang percaya yang melakukan firman Allah, memiliki pengharapan akan mem­peroleh kebangkitan. Kita berpengharapan bahwa kita terma­suk yang dibangkitkan dan hidup bersama Allah di surga.

DOA:

Terima kasih Tuhan karena Engkau memberikan begitu banyak petunjuk

yang menolong kami terus percaya pada-Mu. Amin.

Mzm. 26; Ob. 1:1-9; Why. 7:9-17

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/10/15/