Keterbatasan Bukan Hambatan untuk Berprestasi

SMA Kristen 7 PENABUR Jakarta mengadakan Kebaktian Penyegaran Iman bertema “In Need of Self Discipline pada Jumat, 12 Oktober 2018. Kegiatan yang terselenggara di aula sekolah itu tersebut diikuti oleh seluruh warga SMAK 7 serta tamu undangan dari sekolah lain.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kebaktian kali ini dimeriahkan dengan pujian yang dipersembahkan oleh Yayasan Tunanetra Elsafan. Dalam keterbatasan yang dimiliki, mereka dapat memberikan pujian berupa nyanyian dan penampilan band. Mereka membawakan lagu berjudul Sampai Akhir Hidupku dan Percayalah kepada Tuhan.

Tolhas Damanik dari Yayasan Mitra Netra juga memberikan kesaksian pada kebaktian penyegaran iman tersebut. Ia bercerita bahwa meskipun ia lahir dalam keterbatasan, ia mampu mengatasi dan memenangkan keterbatasannya itu. Ia berhasil menyelesaikan beasiswa pendidikan S2 di Ohio University dan memperoleh predikat cumlaude serta lulus dalam waktu singkat. “Dengan keterbatasan yang kita miliki, kita tetap dapat meraih prestasi selama kita mau berjuang,” pesannya.

Selanjutnya, Pendeta Alex Nanlohy, S.Sos, M.A yang juga menjadi pembicara pada kebaktian tersebut memberikan penguatan. Ia menyampaikan bahwa keterbatasan bukan lah hambatan untuk dapat meraih prestasi. “Kuncinya adalah hidup disiplin dan taat kepada proses, karena proses tidak akan membohongi hasil,” tegasnya. (Gloria Putri – Kelas XII IPS 1 – Tim Jurnalistik SMAK 7 PENABUR Jakarta)