HATI-HATI, JANGAN TERKECOH!

Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya

dan berkata kepada mereka: “Aku berkata kepadamu,

sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak

dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.”

(Mrk. 12:43)

Sering terjadi bahwa manusia menilai sesamanya hanya berdasar­kan penampilan luar saja. Akibatnya salah membuat penilaian dan menjadi tertipu. Sikap seperti itulah kiranya yang membuat seorang Kanjeng Dimas berhasil mengelabui banyak orang. Dengan bermodalkan penampilan sebagai guru agama yang saleh, Kanjeng Dimas berhasil menipu hingga miliaran rupiah

Dalam pengajaran-Nya, Yesus mengingatkan para murid agar berhati-hati dalam membuat penilaian. Jangan sampai terkecoh. Yesus memperingatkan bahwa ahli Taurat bisa mengelabui banyak orang dengan penampilannya dan dengan doa yang pan­jang, tetapi hidupnya penuh dengan tipu daya. Sebaliknya, kita juga diingatkan jangan sampai menilai rendah seseorang dari penampilannya saja. Seorang janda miskin ternyata dapat mem­beri persembahan jauh lebih banyak daripada orang-orang kaya, karena ia memberi semua yang dimilikinya, sedangkan orang kaya hanya sebagian kecil dari miliknya.

Firman Tuhan hari ini mengajak kita agar berhati-hati dalam membuat penilaian. Jangan menilai orang dari penampilan lu­arnya saja. Jangan menyanjung seseorang sedemikian rupa, se­mentara yang lain direndahkan. Hendaknya kita menghormati dan menghargai setiap orang sebagai manusia. Firman ini juga mengingatkan kita, agar jangan hanya menjaga dan menguta­makan penampilan luar. Yang terutama adalah hati yang jujur dan terarah kepada Tuhan. Sebab sesungguhnya, segala sesuatu yang kita pikirkan dan simpan di dalam hati, Tuhan mengetahuinya.

REFLEKSI:

Manusia hanya melihat apa yang di depan mata,

tetapi Tuhan melihat hati.

1Raj. 17:8-16; Mzm. 146; Ibr. 9:24-28; Mrk. 12:38-44

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/11/11/