HIDUP KUDUS SEBAGAI UMAT TUHAN

“Demikianlah kamu harus berpegang pada segala ketetapan-Ku

dan segala peraturan-Ku serta melakukan semuanya itu; Akulah TUHAN.”

(Im. 19:37)

“Kristen KTP” adalah sindiran yang ditujukan kepada orang-orang yang mengaku diri Kristen namun hidupnya tidak sesuai dengan ajaran Yesus.

TUHAN menghendaki Israel tidak sekadar mengaku diri sebagai umat-Nya, namun hidup tak ubahnya seperti bangsa-bangsa lain yang tidak mengenal TUHAN. Oleh karena itu, TUHAN berfirman melalui Musa agar umat Israel hidup di dalam kekudusan, yaitu dengan berpegang pada segala ketetapan dan segala peraturan yang TUHAN firmankan serta melakukannya (ay. 37). Di antara semua ketetapan dan peraturan untuk hidup kudus itu, pada bagian ini, umat di­ingatkan untuk hormat kepada orang yang usianya lebih tua, mengasihi sesama – siapa pun mereka, bahkan orang asing sekalipun – seperti mengasihi diri sendiri, serta berlaku adil dan tidak mencurangi orang lain. Semua perintah ini di­tutup dengan perkataan, “Akulah TUHAN.” Pernyataan “Aku­lah TUHAN” diberikan supaya umat menyadari bahwa hidup kudus, hidup berbeda dengan bangsa-bangsa lain adalah hal yang dikehendaki oleh TUHAN sendiri bagi umat Israel, yang telah dibebaskan-Nya dari tanah Mesir. Firman-Nya, “… Kudus­lah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus” (ay. 2).

Kita adalah umat Perjanjian Baru. Kita telah ditebus oleh Kristus dari dosa kepada hidup yang penuh pengharapan. Oleh karena itu, hendaklah kita hidup di dalam kekudusan seperti yang telah diteladankan Yesus.

REFLEKSI:

Hidup kudus adalah hidup seperti Kristus,

yaitu hidup untuk menaati dan melakukan kehendak Bapa.

Mzm. 119:1-8; Im. 19:32-37; Rm. 3:21-31

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/11/02/