JANGAN ANGGAP REMEH ANUGERAH KESELAMATAN

Sebab jika kita sengaja berbuat dosa,

sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran,

maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu.

(Ibr. 10:26)

Keselamatan adalah anugerah yang tak ternilai harganya, tidak mampu dibayar dengan apa pun. Disebut anugerah karena bukan hasil usaha kita, tetapi diberikan secara cuma-cuma kepada kita melalui salib Kristus.

Keselamatan dibayar dengan darah yang mahal; darah Yesus, demikian kata Alkitab mengenai keselamatan. Keselamatan yang mahal itu diberikan Allah secara cuma-cuma kepada kita. Sayangnya, kita tidak selalu menghargai anugerah keselamatan itu. Kita sering berbuat dosa dan menikmati perbuatan dosa itu. Kita tidak mau menyadari bahwa Allah membayar setiap perbuatan kita dengan nyawa putra-Nya. Oleh karena itu, penulis Ibrani memper­ingatkan bahwa ketika kita berbuat dosa secara sengaja, maka tidak ada kurban untuk menghapus dosa itu. Bagi orang yang sengaja berbuat dosa berlaku penghakiman dan penghukuman Allah. Dosa yang dimaksudkan Ibrani 10:26 adalah menolak penebusan Kristus di atas kayu salib dan menghina Roh kasih karunia. Orang yang menolak anugerah Allah, tidak ada lagi keselamatan bagi dirinya.

Firman ini memberi tahu kita bahwa Allah telah mengampuni segala dosa kita dan mengaruniakan keselamatan secara cuma-cuma bagi setiap orang yang datang dengan tulus kepada-Nya dan tidak menolak kasih karunia. Karena itu jauhilah kehidupan dosa. Jangan berbuat dosa lagi.

REFLEKSI:

Dengan menjaga dan berusaha hidup di dalam kekudusan,

kita menghargai anugerah Allah di dalam Kristus.

Mzm. 13; Dan. 8:1-14; Ibr. 10:26-31

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/11/19/