Taat Berujung Berkat dari-Nya

Seperti Adam dan Hawa, banyak tokoh Alkitab yang tidak taat pada Tuhan, tetapi banyak juga yang tetap taat seperti Maria. Hal ini tertulis dalam Lukas 1:38, dimana ketaatan Maria itu ditunjukkan dengan pernyataannya saat menanggapi kabar gembira dari Malaikat Gabriel. Ia mengatakan, “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.”

Demikian disampaikan oleh Pendeta Izack Sipasulta dari GKI Cawang pada kebaktian Natal guru, karyawan, dan siswa SMA Kristen 7 PENABUR Jakarta. Ibadah dengan tema “Melangkah dalam Ketaatan” itu terselenggara di Aula SMA Kristen 7 PENABUR pada Jumat, 14 Desember 2018.  Dengan berpakaian serba merah, hijau, atau emas, seluruh guru, karyawan dan siswa turut serta dalam kegiatan tahunan tersebut.

Pdt. Izack menerangkan bahwa ketaatan seperti Maria bukanlah hal yang mudah dilakukan bagi perempuan pada jamannya. Hal ini karena Maria harus mengandung meski belum menikah. Padahal pada masa itu, jika ada orang berzinah maka akan diseret keluar kota. Pasalnya, masyarakat beranggapan bahwa darah perempuan zinah tidak boleh ada dalam kota karena akan menjadikan semua orang najis.

“Tidak semua orang mau taat seperti Maria,” tandas Pdt. Izack. Hal itu sangat sulit dilakukan karena diperlukan pengendalian diri yang luar biasa. Oleh karenanya, orang yang taat pada Tuhan akan beroleh berkat dari-Nya, sedangkan orang yang tidak taat akan mengalami hal buruk. “Sebab, taat pada Tuhan berarti setia kepada-Nya,” ungkapnya. (Gloria Putri – Kelas XII IPS 1 – Tim Jurnalistik SMAK 7)